Tuesday, July 27, 2010

Indahnya Islam

Tema keindahan Islam sangat luas, panjang lebar sulit untuk diringkas dengan bilangan waktu yang tersisa. Sebelumnya, yang perlu kita ketahui adalah firman Allah.

إِنَّ الدِّينَ عِندَ اللّهِ الإِسْلاَمُ            
“Sesungguhnya agama (yang diridhai) di sisi Allah hanyalah Islam.” (Qs. Ali Imran: 19)

Juga firman-Nya.
وَمَن يَبْتَغِ غَيْرَ الإِسْلاَمِ دِيناً فَلَن يُقْبَلَ مِنْهُ
“Barang siapa yang mencari selain Islam sebagai agama, maka tidak akan diterima.” (Qs. Ali Imran: 85)

Jadi, agama yang dibawa oleh para nabi dan menjadi sebab Allah mengutus para rasul adalah dienul Islam. Allah mengutus para rasul untuk mengajak agar orang kembali kepada Allah. Para rasul datang untuk memperkenalkan Allah. Barang siapa mentaati mereka, maka para rasul akan memberikan khabar gembira kepadanya. Adapun orang yang menentangnya, maka para rasul akan menjadi peringatan baginya. Para rasul diperintahkan untuk menegakkan agama di dunia ini.

Allah berfirman.
شَرَعَ لَكُم مِّنَ الدِّينِ مَا وَصَّى بِهِ نُوحاً وَالَّذِي أَوْحَيْنَا إِلَيْكَ وَمَا وَصَّيْنَا بِهِ إِبْرَاهِيمَ وَمُوسَى وَعِيسَى أَنْ أَقِيمُوا الدِّينَ وَلَا تَتَفَرَّقُوا فِيهِ كَبُرَ عَلَى الْمُشْرِكِينَ مَا تَدْعُوهُمْ إِلَيْهِ اللَّهُ يَجْتَبِي إِلَيْهِ مَن يَشَاءُ وَيَهْدِي إِلَيْهِ مَن يُنِيبُ
“Dia telah mensyariatkan bagi kamu tentang agama apa yang telah diwasiatkan kepada Nuh dan apa yang telah Kami wahyukan kepadamu dan apa yang telah Kami wasiatkan kepada Ibrahim, Musa dan Isa, yaitu ‘Tegakkan agama dan janganlah kamu berpecah belah tentangnya.’ Amat berat bagi orang-orang musyrik agama yang kamu seru kepadanya. Allah menarik kepada agama itu orang yang dikehendaki-Nya dan memberi petunjuk kepada (agama)Nya orang yang kembali (kepada)-Nya.” (Qs. Asy-Syura: 13)

Islam adalah agama yang dipilih Allah untuk makhluk-Nya. Agama yang dibawa Nabi merupakan agama yang paripurna. Allah tidak akan menerima agama selainnya. Jadi agama ini adalah agama penutup, yang dicintai dan diridhaiNya

Sebagian ahli ilmu mengatakan, Sebelumnya aku mengira bahwa orang yang bertaubat kepada Allah, maka Allah akan menerima taubatnya. Dan orang yang meredhai Allah, niscaya Allah akan meredhainya. Dan barangsiapa yang mencintai Allah, nescaya Allah akan mencintainya. Setelah kita membaca Kitabullah barulah kita mengetahui bahwa kecintaan Allah mendahului kecintaan hamba pada-Nya dengan dasar ayat,

يُحِبُّهُمْ وَيُحِبُّونَهُ
“Dia mencintai mereka dan mereka mencitai-Nya.” (Qs. Al Maaidah: 54)

Ridha Allah kepada hambaNya mendahului ridha hamba kepada-Nya dengan dasar ayat,
رَّضِيَ اللّهُ عَنْهُمْ وَرَضُواْ عَنْهُ
“Allah meridhoi mereka dan mereka meridhoi-Nya.” (Qs. At-Taubah: 100)

Dan kita mengetahui bahwa penerimaan taubat dari Allah, mendahului taubat seorang hamba kepada-Nya dengan dasar ayat,

ثُمَّ تَابَ عَلَيْهِمْ لِيَتُوبُواْ إِنَّ
“Allah menerima taubat mereka agar mereka tetap dalam taubatnya.” (Qs. At-Taubah: 118)

Demikianlah, bila Allah mencintai seorang manusia, maka Dia akan melapangkan dadanya untuk Islam. Dalam Shahihain, dari Abu Hurairah, ia berkata, Rasulullah bersabda. “Demi Zat yang jiwaku berada di tangan-Nya. Tidak ada seorang Yahudi dan Nasrani yang mendengarku dan tidak beriman kepadaku, kecuali surga akan haram buat dirinya.” (Hadits Riwayat Muslim)

Kerana itu, agama yang diterima Allah adalah Islam. Umat Islam harus menjadikannya sebagai kendaraan. Persatuan harus bertumpu pada tauhid dan syahadatain. Islam agama Allah. Kekuatannya terletak pada Islam itu sendiri. Allah menjamin penjagaan terhadapnya.

Allah berfirman,
إِنَّا نَحْنُ نَزَّلْنَا الذِّكْرَ وَإِنَّا لَهُ لَحَافِظُونَ
“Sesungguhnya Kami-lah yang menurunkan Al Quran dan sesungguhnya Kami benar-benar memeliharanya.” (Qs. Al-Hijr: 9)

Sedangkan agama selainnya, jaminan ada di tangan tokoh-tokoh agamanya.

Allah berfirman.
بِمَا اسْتُحْفِظُواْ مِن كِتَابِ اللّهِ
“Disebabkan mereka diperintahkan memelihara kitab-kitab.” (Qs. Al Maaidah: 44)

Kalau mereka tidak menjaganya, maka akan berubah. Ia bagaikan sesuatu yang mati. Harus digotong. Tidak dapat menyebar, kecuali dengan dorongan sekian banyak materi. Sedangkan Islam pasti tetap akan terjaga. Karena itu, masa depan ada di tangan Islam. Islam pasti menyebar ke seantero dunia. Allah telah menjelaskannya dalam Al Quran, demikian juga Nabi dalam Sunnahnya. Kesempatan kali ini cukup sempit, tidak memungkinkan untuk menyebutkan seluruh dalil. Tapi saya ingin mengutip sebuah ayat.

مَن كَانَ يَظُنُّ أَن لَّن يَنصُرَهُ اللَّهُ فِي الدُّنْيَا وَالْآخِرَةِ فَلْيَمْدُدْ بِسَبَبٍ إِلَى السَّمَاء ثُمَّ لِيَقْطَعْ فَلْيَنظُرْ هَلْ يُذْهِبَنَّ كَيْدُهُ مَا يَغِيظُ
“Barang siapa yang menyangka bahwa Allah sekali-kali tidak menolongnya (Muhammad) di dunia dan akhirat, maka hendaklah ia merentangkan tali ke langit, kemudian hendaklah ia melaluinya kemudian hendaklah ia pikirkan apakah tipu dayanya itu dapat melenyapkan apa yang menyakitkan hatinya.” (Qs. Al-Hajj: 15)

Dalam Musnad Imam Ahmad dari sahabat Abdullah bin Amr, kami bertanya kepada Nabi, “Kota manakah yang akan pertama kali ditaklukkan? Konstantinopel (di Turki) atau Rumiyyah (Roma)?” Beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam menjawab, “Konstantinopel-lah yang akan ditaklukkan pertama kali, kemudian disusul Rumiyyah.” Yaitu Roma yang terletak di Italia. Islam pasti akan meluas di seluruh penjuru dunia. Pasalnya, Islam bagaikan pohon besar yang hidup lagi kuat, akarnya menyebar sepanjang sejarah semenjak Nabi Adam hingga Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam.

Al-Quran kalamullah
Islam adalah agama (yang sesuai dengan) fitrah. Kalau anda ditanya, bagaimana engkau mengetahui Robb-mu. Jangan engkau jawab, “dengan akalku,” tapi jawablah, “dengan fitrahku.” Oleh karena itu, ketika ada seorang atheis yang mendatangi Abu Hanifah dan meminta dalil bahwa Allah adalah Haq (benar), maka beliau menjawab dengan dalil fitrah. “Apakah engkau pernah naik kapal dan ombak mempermainkan kapalmu?” Ia menjawab, “Pernah.” (Abu Hanifah bertanya lagi), “Apakah engkau merasa akan tenggelam?” Jawabnya, “Ya.” “Apakah engkau meyakini ada kekuatan yang akan menyelamatkanmu?” “Ya,” jawabnya. “Itulah fitrah yang telah diciptakan dalam dirimu. Kekuatan ada dalam dirimu itulah kekuatan fitrah Allah. Manusia mengenal Allah dengan fitrahnya. Fitrah ini terkandung dalam dada setiap insan. Dasarnya hadits Muttafaq ‘Alaih. Nabi bersabda: “Setiap bayi dilahirkan dalam keadaan fitrah. Kedua orang tuanyalah yang menjadikannya Yahudi, Nashrani atau Majusi.”

Akal itu sendiri bisa mengetahui bahwa Allah adalah Al-Haq. Namun ia secara mandiri tidak akan mampu mengetahui apa yang dicintai dan diridhoi Allah. Apakah mungkin akal semata saja dapat mengetahui bahwa Allah mencintai sholat lima waktu, haji, puasa di bulan tertentu? Kerana itu, fitrah itu perlu dipupuk dengan gizi yang berasal dari wahyu yang diwahyukan kepada para nabi-Nya.

Sekali lagi, nikmat dan anugerah paling besar yang diterima seorang hamba dari Allah ialah bahwa Allah-lah yang memberikan jaminan untuk menetapkan syariat-Nya. Dialah yang menjelaskan apa yang dicintai dan diridhaiNya. Inilah nikmat terbesar dari Allah kepada hamba-Nya. Bila ada orang yang beranggapan ada kebaikan dengan keluar dari garis ini dan mengikuti hawa nafsunya, maka ia telah keliru. Sebab kebaikan yang hakiki dalam kehidupan ini maupun kehidupan nanti hanyalah dengan menaati seluruh yang datang dari Kitab Allah dan Sunnah Rasul-Nya.

Syariat Islam datang untuk menjaga lima perkara. Allah telah mensyariatkan banyak hal untuk menegaskan penjagaan ini. Islam datang untuk menjaga agama. Kerana itu, Allah mengharamkan syirik, baik yang berupa thawaf di kuburan, istighatsah kepada orang yang dikubur serta segala hal yang bisa menjerumuskan ke dalam syirik, dan mengharamkan untuk mengarahkan ibadah, apapun bentuknya, (baik) secara zahir maupun batin kepada selain Allah. Oleh sebab itu, kita harus memahami makna ringkas syahadatain yang kita ucapkan.
Syahadat “Laa Ilaaha Illa Allah”, maknanya: tidak ada sesembahan yang berhak disembah kecuali Allah, ibadah hanya milik Allah. Ini bagian dari pesona agama kita. Allah mengharamkan akal, hati dan fitrah untuk melakukan peribadatan dan istijabah (ketaatan mutlak) kepada selain-Nya. Sedangkan makna syahadat “Wa asyhadu anna Muhammadar Rasulullah”, (yakni) tidak ada orang yang berhak diikuti kecuali Muhammad Rasulullah. Kita tidak boleh mengikuti rasio, tradisi atau kelompok jika menyalahi Kitab Allah dan Sunnah Rasulullah. Maka seorang muslim, di samping tidak beribadah kecuali kepada Allah, juga tidak mengikuti ajaran kecuali ajaran Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam. Ia tidak mengikuti ra’yu keluarga, ra’yu kelompok, ra’yu jama’ah, ra’yu tradisi dan lain-lain jika menyalahi Al Quran dan Sunnah.

Dakwah Salafiyah yang kita dakwahkan ini adalah dinullah yang suci dan murni, yang diturunkan oleh Allah pada kalbu Nabi. Jadi dalam berdakwah, kita tidak mengajak orang untuk mengikuti kelompok ataupun individu. Tetapi mengajak untuk kembali kepada Al Quran dan Sunnah. Namun, memang telah timbul dakhon (kekeruhan) dan tumbuh bid’ah. Sehingga kita harus menguasai ilmu syar’i. Kita beramal (dengan) meneladani ungkapan Imam Malik, dan ini, juga perkataan Imam Syafi’i, “Setiap orang boleh diambil perkataannya atau ditolak, kecuali pemilik kubur ini, yaitu Rasulullah.

Agama datang untuk menjaga lima perkara. Penjagaan agama dengan mengharamkan syirik dan segala sesuatu yang menimbulkan akses ke sana. Kemudian penjagaan terhadap badan dengan mengharamkan pembunuhan dan gangguan kepada orang lain. Juga datang untuk memelihara akal dengan mengharamkan khamar, minuman keras, candu dan rokok. Datang untuk menjaga kehormatan dengan mengharamkan zina, percampuran nasab dan ikhtilath (pergaulan bebas). Juga menjaga harta dengan mengharamkan perbuatan tabdzir (pemborosan) dan gaya hidup hedonisme. Penjagaan terhadap kelima perkara ini termasuk bagian dari indahnya agama kita. Syariat telah datang untuk memerintahkan penjagaan terhadap semua ini. Dan masih banyak perkara yang digariskan Islam, namun tidak mungkin kita paparkan sekarang.

Syariat telah merangkum seluruh amal shahih mulai dari syahadat hingga menyingkirkan gangguan dari jalan. Karena itu tolonglah jawab, kalau menyingkirkan gangguan dari jalan termasuk bagian dari keimanan, bagaimana mungkin agama memerintahkan untuk mengganggu orang lain, melakukan pembunuhan dan peledakan? Jadi, ini sebenarnya sebuah intervensi pemikiran asing atas agama kita. Semoga Allah memberkahi waktu kita, dan mengaruniakan kepada kita pemahaman terhadap Kitabullah dan Sunnah Nabi dengan lurus. Dan semoga Allah memberi tambahan karunia-Nya kepada kita. Akhirnya, kami ucapkan alhamdulillah Rabbil ‘Alamin.

[Diambil dari situs almanhaj.or.id yang disalin dari Majalah As-Sunnah Edisi 11/Tahun VIII/1425H/2005M rubrik Liputan Khusus yang diangkat dari ceramah Syaikh Masyhur bin Hasan Alu Salman Tanggal 5 Desember 2004 di Masjid Istiqlal Jakarta.

Penulis: Syaikh Masyhur bin Hasan Alu Salman hafizhahullah

Monday, July 26, 2010

Ramadhan Bulan Penuh Barakah



Hadith 1
Abu Hurairah ra. meriwayatkan bahawa Rasulullah SAW bersabda: "Umatku telah dikurniakan dengan lima perkara yang istimewa yang belum pernah diberikan kepada sesiapa pun sebelum mereka. Bau mulut daripada seorang Islam yang berpuasa adalah terlebih harum di sisi Allah daripada bau haruman kasturi. Ikan-ikan di lautan memohon istighfar (keampunan) ke atas mereka sehinggalah mereka berbuka puasa".
Allah mempersiapkan serta menghiasi jannah yang khas setiap hari dan kemudian berfirman kepadanya: "Masanya telah hampir tiba bilamana hamba-hambaKu yang taat akan meninggalkan segala halangan-halangan yang besar (di dunia) dan akan mendatangimu."
Pada bulan ini syaitan-syaitan yang durjana dirantaikan supaya tidak menggoda mereka ke arah maksiat-maksiat yang biasa mereka lakukan pada bulan-bulan selain Ramadhan. Pada malam terakhir Ramadhan (orang-orang yang berpuasa ini) akan diampunkan." Maka sahabat-sahabat Rasulullah SAW pun bertanya: "Wahai Pesuruh Allah, adakah itu malam lailatul Qadar?" Dijawab oleh Rasulullah SAW: "Tidak, tetapi selayaknya seorang yang beramal itu diberi balasan setelah menyempurnakan tugasnya
                                                        
 Hadith 2
Ubadah Bin Somit ra. meriwayatkan bahawa Rasulullah SAW bersabda pada suatu hari ketika Ramadhan hampir menjelang: "Telah datang kepadamu bulan Ramadhan, di mana Allah melimpah ruahkan di dalamnya dengan keberkatan, menurunkan rahmat, mengampuni dosa-dosa kamu, memakbulkan doa-doa kamu, melihat di atas perlumbaan kamu untuk memperolehi kebaikan yang besar dan berbangga mengenaimu di hadapan malaikat-malaikat. Maka tunjukkanlah kepada Allah Taala kebaikan dari kamu. Sesungguhnya orang yang bernasib malang ialah dia yang dinafikan daripada rahmat Allah pada bulan ini." 
                                                       
Hadith 3
Abu Sa'id Al Khudri ra. meriwayatkan bahawa Rasulullah SAW bersabda: "Setiap hari siang dan malam pada bulan Ramadhan, Allah Tabaraka wa Taala membebaskan begitu banyak sekali roh daripada api neraka. Dan pada setiap orang Islam pada setiap hari siang dan malam doanya pasti akan diterima."
Hadith 4
Abu Hurairah ra. meriwayatkan bahawa Rasulullah SAW bersabda: "Terdapat tiga jenis orang yang doa mereka tidak ditolak; doa daripada orang yang berpuasa sehinggalah dia berbuka puasa; imam (penguasa) yang adil, dan orang yang dizalimi yang kerana doanya itu Allah mengangkatnya melepasi awan dan membuka untuknya pintu-pintu langit dan Allah berfirman: "Daku bersumpah demi kemuliaanKu, sesungguhnya Daku pasti menolongmu walaupun pada suatu masa nanti." 
               
Hadith 5
Ibn Umar ra. meriwayatkan bahawa Rasulullah SAW bersabda: "Sesungguhnya Allah dan para malaikatNya mengirim rahmat ke atas mereka yang memakan sahur." 
                                                         
Hadith 6
Abu Hurairah ra. meriwayatkan bahawa Rasulullah SAW bersabda: "Barangsiapa berbuka satu hari di siang hari bulan Ramadhan tanpa alasan yang wajar (disegi syariah) atau sakit yang kuat, tidak akan dapat menampung atau mengganti hari tersebut walaupun akan berpuasa sehingga ke akhir hayatnya."


Wednesday, July 21, 2010

Jom ke Millat facebook!

ISLAMABAD: Sekumpulan warga Pakistan mencipta laman web baru untuk menghubungkan 1.6 bilion Muslim selepas berang dengan laman Facebook kerana menyiarkan karikatur Nabi Muhammad selain mewujudkan saluran baru melawan propaganda anti-Islam. Kumpulan itu membabitkan enam profesional teknologi maklumat (IT) di pusat budaya dan hiburan Pakistan, Lahore, yang melancarkan laman web www.millatfacebook.com, awal bulan Mei.

Bermula 19 Mei lalu, Mahkamah Pakistan telah mengharamkan Facebook di Pakistan sehingga 31 Mei sebagai bantahan kepada satu page di Facebook iaitu “Everybody Draw Mohammed Day” atau dalam bahasa Melayunya Hari Melukis Nabi Muhammad. Aktiviti yang diadakan pada 20 Mei lalu di Facebook telah menimbulkan kemarahan penduduk Islam di seluruh dunia kerana menghina Islam dan Nabi Muhammad.
Jika Mark Zuckerberg boleh berbangga dengan kejayaan laman sosial Facebook ciptaannya, Omer Zaheer Meer juga bakal menjejaki langkah Mark dengan penciptaan laman Facebook Islam iaitu MillatFacebook. MillatFacebook hampir menyerupai Facebook dari segi designnya, namun itu bukanlah persoalannya. Mungkin MillatFacebook ini sebagai laman sosial alternatif untuk umat Islam dan memboikot Facebook. Tidak mustahil dengan kehadiran MillatFacebook ini mampu memberi impak kepada Facebook. Sama-sama kita nantikan. Jika anda berminat, bolehlah mendaftarkan diri di MillatFacebook: http://www.millatfacebook.com.

“MillatFacebook helps you connect and share with more than 1.57 Billion Muslims and Sweet people from other Religions.”

MillatFacebook dengan singkatan MFB, seperti juga FB bagi Facebook, pengasasnya berkata, pakar IT kini berusaha memasukkan ciri-ciri lain ke dalamnya bagi mencabar pesaing dari California itu. Setiap ahli memiliki ‘Wall’ untuk ulasan sahabat selain mengandungi kemudahan emel, foto, video, ruang sembang dan perbincangan. Perkataan ‘Millat’ adalah bahasa Urdu yang biasa digunakan untuk merujuk kepada negara.

Keburukan penggunaan Facebook ialah dari segi privasi. Facebook sesuka hati mendedahkan maklumat peribadi pengguna seperti nama, umur, tempat tinggal dan pekerjaan kepada advertisers (pengiklan-pengiklan). Facebook juga banyak meraih keuntungan melalui iklan-iklan di Facebook. Jika tidak mahu duit dilaburkan kepada pihak Yahudi, sama-sama lah kita sokong MillatFacebook yang dicipta bagi memenuhi keperluan sosial orang Islam terutamanya di Pakistan.

Ia dilancarkan selepas mahkamah Pakistan mengarahkan sekatan ke atas Facebook sehingga Isnin ini atas bantahan terhadap satu laman Everyone Draw Mohammed Day (Hari Lakar Muhammad) yang menghina Islam.

“Millatfacebook dicipta bagi memenuhi keperluan sosial penduduk Pakistan. Laman untuk Muslim termasuk orang lain yang baik daripada agama lain turut dialu-alukan,” kata laman web itu kepada yang berminat menjadi ahli.
“Kami mahu beritahu ahli Facebook bahawa mereka akan terima padah jika mengganggu kami,” kata Ketua Pegawai Operasi syarikat yang menempatkan laman itu, Usman Zaheer, 24.
“Jika ada orang menghina nabi, kami akan jadi lawan mereka dan menyebabkan mereka rugi besar,” katanya yang bermimpi menjadikannya laman sosial terbesar Muslim.

Dikenali dengan singkatan MFB, seperti juga FB bagi Facebook, pengasasnya berkata, pakar IT kini berusaha memasukkan ciri-ciri lain ke dalamnya bagi mencabar pesaing dari California itu. Setiap ahli memiliki ‘dinding’ untuk ulasan sahabat selain mengandungi kemudahan emel, foto, video, ruang sembang dan perbincangan. Perkataan ‘Millat’ adalah bahasa Urdu yang biasa digunakan untuk merujuk kepada negara. Laman web itu sudah mempunyai 4,300 ahli selepas tiga hari dilancarkan, kebanyakannya warga Pakistan yang boleh berbahasa Inggeris dalam lingkungan usia 20-an.

Angka itu jauh lebih kecil daripada keahlian Facebook di Pakistan buat masa ini sebanyak 2.5 juta dan ulasan awal menunjukkan MFB memerlukan lebih banyak masa untuk benar-benar menyaingi FB. Bagaimanapun, Usman gembira dengan hasil awal laman web itu yang sudah menarik penyertaan warga Britain, Bulgaria, Kanada, China, Russia, Emiriyah Arab Bersatu dan Amerika Syarikat.
Facebook lebih banyak mendatangkan keburukan berbanding kebaikan jika disalahgunakan. Saya sendiri dah join MillatFacebook. Boleh tahan la, lebih kurang macam Facebook je. Sekarang ni, MillatFacebook sedang upgrade server kerana penggunanya kini mencecah 90,000 orang dalam masa beberapa hari je!

Sumber :Jalan Mujahadah Menuju Jalan Ilahi

Monday, July 19, 2010

Surat Adam Kepada Hawa


Kata orang tak perlu mencari secantik Balqis, jika diri tak sehebat Sulaiman. Mengapa berharap teman setampan Yusuf jika kasih tak setulus Zulaikha. Memang idealnya lelaki mahupun wanita yang serba sempurna-bertubuh ramping, berkulit putih dan berwajah cantik. Akan tetapi dan realitinyer syarat sempurna ini bukanlah penilaian utama lelaki kepada wanita.
Wahai sahabat Muslimat Sekalian, Renung-
renungkanlah intipati daripada surat Adam kepada
Hawa ini.Ketahuilah olehmu wahai Bunga-bunga
Islam,kita adalah sayap kiri pada mereka(kaum
muslimin). Sedih rasanya jika teguran baik yang
mereka berikan kita tak ambil kisah. Bukankah ia
juga untuk kebaikan bersama.Fikirkanlah wahai
sahabat-sahabatku

SURAT ADAM UNTUK HAWA
Dengan nama Allah swt Yang Maha Pemurah Lagi
Maha Penyayang..
Didoakan semoga kalian berada dibawah
lembayung rahmat dan keredhaan Allah swt.

Hawa....

Maafkan aku jika coretan ini bisa mengguris
hatimu. Meskipun kutahu,jiwamu selembut sutera
dan bisa hancur lantaran kata-kata yang bakal ku
ungkap ini, mengertilah duhai Hawa....kerana
kaulah pengubat kesunyian waktu aku di syurga
dulu....dan engkau juga asalnya dari tulang rusuk
kiriku yang bengkok,lantas kerana bimbamg
hidupmu terpesong dari landasan yang
sebenarnya,kugagahi jua diri ini....

Hawa....
Maha Suci Allah yang telah mentakdirkan
kaummu melebihi bilanganku di akhir zaman ini.
Itulah kebesaran dan penelitian Allah swt dalm
urusan-Nya. Bayangkanlah Hawa...sekiranya
kaumku melebihi kaummu, yang pasti dunia ini
kan berkecai kerana huru-hara dan diselimuti
warna-warna suram lantaran kekejaman dan
penindasan....

Hawa....
Suka untukku mengajak dirimu agar berfikir
sejenak tentang hakikat kekalutan yang melanda
disaat ini. Tapi permintaanku,duhai
Hawa...cubalah ! renungkan jua yang sebenarnya
dirimu kini sudah berubah...Tidakkah kau mengerti
bahwa dirimu kini...kian berubah..tidakkah kau
mengerti bahwa dirimu adalah umpama sekuntum
bunga yang indah di pandangan mata namun
bukan perhiasan semata-mata. Duri-duri yang
melingkarimu itulah hijab yang digariskan oleh
Allah swt sebagai pelindung yang diertikan
sebagai aurat seorang yang bergelar
wanita...Mengapa Hawa? Mengapa harus kau
biarkan ia terdedah...kepada kami,kaum
ajnabimu? Betapa hancurnya hatiku menyaksikan
dirimu umpama bahan yang dapat diperkotak-
katikkan. Dimana-mana saja,bisaku lihat dirimu
menghayunkan langkah ,bukan sebaik dulu
lagi...langkahmu kian pantas....apa sebenarnya
yang engkau kejari?...ku sendiri tak pasti!
Terkadang, ku tak dapat membezakan antara
dirimu dan teman-teman yang lain...Bersama
hayunan langkah itu, suaramu kian
meninggi,diiringi gelak tawa yang cukup
memedihkan mata dan hatiku ini...Sedarkah kau
Hawa.....???? Haruskah aku terima hakikat yang
kau kini sudah berubah? Semakin jauh dari
landasan Tuhan yang pernah kutelunjuki buatmu
dahulu!!!

Hawa....
Mengapa mesti dirimu kini jadi tontonan ramai?
Perlukah kau hiasi dirimu untuk menarik perhatian
sehinggakan yang seharusnya menutupi auratmu,
kau miliki dari ciri-ciri yang ditegah dalam Islam?
Sukar bagiku untuk melihat kembali keadaan yang
mana sesederhana yang mungkin! Cukup untukku
merasakan kehadiranmu disaat ini tidak lebih dari
mempamerkan perhiasan diri yang kau
punyai.....Fahamilah Hawa,usahlah menurut
kerakusan nafsu menjelajahi sebutir peluru yang
bisa hinggap di mana saja meninggalkan fitnah
buat kaumku ini....

Hawa....
Betapa sakit dan pedihnya disaat kulihat
auratmu menjala, di sekeliling pandangan....Aku
tidak mahu Hawa...suatu hari nanti, dinegeri yang
abadi itu, memperlihatkan seksaan terhadapmu
yang ku kira paling dahsyat, apa tidaknya...seurat
rambutmu yang keluar, ular menanti dimana-mana,
sejengkal tanganmu kelihatan ...aduh!! banyaknya
seksaan menantimu!...Mengapa begitu Hawa???
Tidakkah kau ingat apa yang perlu kau jaga adalah
maruahmu! Maruah seorang wanita yang tersandar
di bahumu kelemahan dan kekurangan!!! Jadi
bagaimana seandainya kelakuan dan auratmu
terpamer di mana-mana saja??

Hawa...
Tidakkah kau malu dengan pembohongan yang
kau sembunyikan dalam dirimu sendiri....Di sini
auratmu kau selindungi disebalik pemakaianmu,
atas dasar peraturan dan persekitaran kalian...tapi
jauh nun diluar sana ,tersentak diriku tatkala
dirimu telah jauh berbeza! Tudung ke mana,jilbab
ke mana? Apatah lagi tingkah lakumu...!!! Dimana
kau letakkan martabat seorang yang bergelar
muslimah? Aku diselubungi rasa malu atas
penghinaan ini!

Hawa....
Tutupilah auratmu, jagalah dirimu ,bertuturlah
dengan suara yang lembut mampu kau kawal
lantaran jika terlanjur, semuanya bisa membawa
dosa padamu...Jangan kau memperlihatkan apa
yang tersembunyi pada dirimu..tapi
ingatlah ,cukuplah sekadar tapak tangan dan
wajahmu yang dizahirkan ,namun bukan
kakimu,rambutmu,dan jua tubuhmu.....


Firman Allah swt:

Dan katakanlah kepada wanita-wanita
beriman,hendaklah mereka menahan dari
pandangan mata mereka dan memelihara
kemaluan mereka dan jangan menampakkan
perhiasan mereka kecuali yang zahir
daripadanya...

Hawa....
Mungkin ku harus menghentikan bicara pertama
ini di sini dulu...Andai diizinkan Allah swt, kita
bersua lagi dilain lembaran dan yang pasti aku
tetap terus membimbingmu. Harapanku agar
muncullah walaupun hanya secebis kesedaran
dihatimu dan akan mendoakan moga Allah swt
membuka hati kalian untuk mencetuskan
perubahan....Akhir kata ,ketahuilah.............

DUNIA INI MERUPAKAN PERHIASAN DAN SEBAIK - BAIK PERHIASAN ADALAH WANITA SOLEHAH!!

Dari Ibnu Umar r.a. berkata: Rasulullah saw bersabda, "Seorang perempuan disiksa karena kucing yang dikurungnya hingga mati maka ia dimasukkan ke dalam neraka disebabkan ia tidak memberi makan dan minum ketika mengurungnya dan tidak pula melepaskannya agar memakan binatang-binatang melata di bumi."(Bukhari - Muslim)

Manipulasi Media : Benarkah apa yang dilaporkan?

Dunia hari ini banyak dihidangkan dengan perkhabaran-perkhabaran fitnah dan jahat dari pihak yang bermaksud untuk menguasai minda dan pemikiran manusia yang berfikiran sempit dan pendek. Media dijadikan alat yang penting untuk meneruskan dakyah mereka bagi menyerang pemikiran manusia yang sebegitu mudah percaya akan berita yang dikhabarkan dan menerimanya secara bulat tanpa soal selidik yang mendalam atau sekadar melihat pangkal masalah dan terus membuat konklusi terhadap permasalahan yang ada. Pada zaman maklumat di hujung jari ini, perlunya kita berhati-hati dengan setiap informasi yang ada di hadapan mata kita, kerana bukan semuanya seperti realiti yang benar-benar berlaku di dunia tetapi sekadar omong kosong yang diputarbelitkan. Sungguh....benar apa yang diperkatakan oleh junjungan besar kita bahawa di akhir zaman akan berlakunya fitnah sehingga kita tidak dapat mengenal pasti yang mana hak dan yang mana batil.

Begitulah juga dengan manipulasi media ketika konvoi kapal Mavi Marmara ke Gaza Palestin yang bertujuan untuk membantu rakyat dan bangsa Palestin yang dipenjara di Negara sendiri. Saya ada membaca akan artikel yang memetik kata-kata 6 dari 12 orang aktivis kemanusian LL4G (Life Line For Gaza) berkongsi kisah suka dan duka mereka ketika kapal MV Mavi Marmara mereka dan sebilangan yang lain diserang oleh tentera komando rejim Israel pada awal Jun 2010 menuju ke Gaza untuk menyampaikan sumbangan kemanusiaan. 

Suatu usaha yang memang tidak boleh dipatahkan oleh musuh apabila penerajunya hanya menunggu syahid sebagai pengakhiran kehidupan di dunia ini. Sehingga apabila ditanya kepada mereka; "bagaimana keadaan anda ketika dipijak dan ditembak oleh peluru getah tepat di anggota badan anda oleh rejim Israel?" Jawapan mereka, "sikit pun kami tidak takut ketika dengar bunyi dentuman bertalu-talu Israel dari arah belakang kapal kami, dan ketika kapal kami diceroboh dan kami disepak terajang serta diikat tangan, kami tidak merasa walaupun sedikit kesakitan, inilah kuasa Allah". MasyaAllah, sungguh kental semangat mereka dalam menghadapi kezaliman pihak zionis.

Cerita dari wartawan Astro Awani, Saudara Ashwad pula menjadi ukuran terhadap penyelewengan yang dilakukan media Barat yang dikuasai oleh kuasa Zionis dan pihak Israel. Seorang wartawan berumur 25 tahun ini mengambil risiko untuk mengikuti konvoi kemanusiaan ini. Isu utama yang dibawa oleh beliau ialah berkenaan kawalan media (media control) yang dilakukan oleh zionis. Mendengar sahaja ucapan beliau, menguatkan lagi kepercayaan saya dan sahabat-sahabat betapa berita yang sampai kepada masyarakat dunia tidak akan sampai selain ianya telah dimanipulasi untuk memperlihatkan yang Israel tidak salah. Pelbagai cara digunakan untuk mencapai objektif tersebut. Media pro-barat hanya mengambil berita dan video dari sumber-sumber israel yang tidak benar dan telah dimanipulasi. Antara media pro-barat ialah CNN, BBC, CNBC dan yang sewaktu dengannya. 

Semua pita rakaman dirampas, telefon bimbit, dan segala gadjet perhubungan dirampas dan dimusnah. "Pada mulanya saya dan juru kamera saya tidak bagi, selepas dia (komando) mengacukan senjata tepat di atas dahi saya, apa yang saya boleh lakukan pada masa itu ialah beri sahaja".

Lihatlah betapa munafiqnya rejim israel ini, bagaimana dalam International Law melarang dari mengapa-apakan 'orang media' tetapi apa yang terjadi adalah sebaliknya. PBB terus buat-buat tidak nampak dengan senario ini. Kata media pro-barat, Sebab utama serang dilakukan ialah kerana kapal-kapal itu telah memasuki 60 batu nautika perairan israel, sedangkan cerita sebaliknya ialah kapal-kapal ini masih jauh untuk sampai ke jarak itu. Kata media pro-barat, mereka ini (aktivis) bersekongkol dengan terrorist dengan merakam gambar pisau pemotong sayur. Betapa jahatnya media kuffar ini mengekploitasi masyarakat dunia dengan berita-berita tipu. Apa pun, saya berasa lega kerana ucapan yang diberikan Saudara Ashwad mengenai media controlled itu menguatkan lagi hujah saya terhadap perancangan Illuminati dalam proses penaklukan dunia. "Serangan ini lebih kepada peperangan media" kata En. Jamaluddin Ilyas ringkas, salah seorang dari 12 orang wirawan negara itu.

Hampir 2-3 jam diperuntukan sebaiknya untuk berkongsi cerita-cerita benar dari mereka. Kisah benar, mangsa tembakan peluru hidup berbau kasturi, ini cerita yang dikongsikan oleh salah seorang dari mereka ketika mencium jenazah. Bau wangi yang sangat kuat. Banyak lagi kisah yang dikongsikan oleh aktivis-aktivis kapal Mavi Marmara. Tentunya sebuah kisah penaik semangat untuk terus berjuang mempertahankan bumi palestin. Wahai Tuhan Yang Memiliki Segala Sesuatu, Kau berilah kepada kami tiupan angin keberanian dan tiupan angin cintakan syahid ke jalan-Mu. Kami mahu mati dalam berjuang ke arah menegakkan agama-Mu. Makbulkanlah Ya Allah..

Wednesday, July 14, 2010

Cerita Lucu


Lawak jenaka sememangnya menjadi pengubat duka ketika kita sedang bersedih hati. Kisah-kisah lucu mampu untuk membuat kita bergelak ketawa melupakan sebentar kesedihan yang melanda diri kita. Saya ingin berkongsi kisah-kisah lucu yang mungkin agagk berlainan dari yang biasa kita dengar atau baca…

BEBERAPA KISAH LUCU YANG PERLU KITA FIKIRKAN

Ambillah sebagai pengajaran.. .......terkadang kita lupa diri kita
sebenarnya.. .apa yang kita nampak ialah keburukan orang lain

Assalammualaikum…

Lucu ya, duit RM50 kelihatan begitu besar bila
dibawa ke kotak derma masjid, tapi begitu kecil bila kita bawa ke
Mid Valley.

Lucu ya, 45 minit terasa terlalu lama untuk berzikir tapi betapa pendeknya
waktu itu untuk satu cerita komedi.

Lucu ya, betapa lamanya 2 jam berada di Masjid,
tapi betapa cepatnya 2 jam berlalu saat menonton
wayang di panggung.

Lucu ya, susah sungguh merangkai kata untuk
dipanjatkan saat berdoa atau solat, tapi betapa
mudahnya cari bahan bersembang dengan kawan-kawan

Lucu ya, betapa seruan dan teriakan yang
perpanjangan waktu pertandingan pasukan bola jadi
kegemaran kita, tapi betapa bosannya bila imam
solat Tarawih bulan Ramadhan bacaannya lama dan
panjang.

Lucu ya, susah sangat baca Al-Quran 1 juz saja,
tapi majalah hiburan dan novel best-seller 100
halaman pun habis dilahap.

Lucu ya, orang-orang berebut paling depan untuk
menonton bola atau konsert, dan berebut cari saf
paling belakang bila sembahyang Jumaat supaya boleh
cepat keluar.

Lucu ya, kita perlu undangan seawal 3-4 minggu
sebelumnya untuk majlis ilmuan supaya boleh dimasukkan
di agenda kita, tapi untuk acara lain seperti menonton wayang, annual dinner
atau high tea jadual kita boleh diubah sekelip mata.

Lucu ya, susahnya orang mengajak menyebarkan dakwah,
tapi mudahnya orang menyertai dan menyebar gossip.

Lucu ya, kita begitu percaya pada yang dikatakan di
e-mail layang di internet, tapi kita sering mempertikaikan apa yang
dikatakan Al-Quran.

Lucu ya, semua orang inginkan masuk syurga tanpa harus
beriman,berpikir, berbicara ataupun melakukan apa-apa.

Lucu ya, kita boleh mengirimkan ribuan jokes dan
surat berantai lewat email, tapi bila mengirim yang
berkaitan dengan ibadah sering mesti berpikir dua-kali.

LUCU TAK?

Tepuk dada...tanyalah hati & iman

"Dan sampaikanlah berita gembira kepada orang-orang
mu'min bahwa sesungguhnya bagi mereka kurnia yang
besar dari Allah." (QS 33:47)

Friday, July 9, 2010

Magnet Rezeki


Semua orang mempunyai impian untuk menjadi kaya. Semua orang hendak hidup senang dan bahagia di dunia. Pelbagai keinginan manusia seperti ingin memiliki pendapatan yang besar, rumah yang selesa, kebebasan berbelanja dan segala-galanya yang bersifat material. Namun, ramai yang tertipu dengan mitos kekayaan dunia. Kaya wang tetapi miskin jiwa. Kaya wang dengan jalan yang salah dan mengundang kemurkaan Allah.Apakah ada jalan untuk menjadi kaya dan pada masa yang sama membina kekayaan jiwa demi kebahagiaan di akhirat kelak? Bagaimanakah caranya untuk membuka pintu rezeki seluas-luasnya untuk mencapai keberkatan dari Allah S.W.T?

Pernahkah kita terfikir akan cara yang mampu mengaitkan ibadah dengan keberkatan rezeki sehari-harian yang kita peroleh? Sesungguhnya kita adalah makhluk Allah dan sudah pasti siapa yang lebih bertaqwa dijanjikan keberkatan rezeki yang tidak disangka-sangka. Persoalannya, apakah dia ibadah yang mampu membuka tirai rahsia Allah untuk mendengar permohonan juga permintaan rezeki daripada hamba-hambanya? Apakah ibadah yang menjadi magnet rezeki kepada orang-orang yang benar-benar ikhlas menjalankan ibadah hanya kepada Allah S.W.T? 

Saya yakin, setiap daripada kita pernah kecewa apabila sesuatu yang kita lakukan tidak membuahkan hasil. Ingin saya tegaskan di sini bahawa rezeki dari Allah bukan hanya berbentuk material seperti wang ringgit, kereta, perhiasan, pakaian dan lain-lain tetapi termasuklah makanan yang kita peroleh, hati yang tenang juga anak-anak yang soleh. Ya, apabila kita kecewa pastinya keyakinan kita terhadap Allah berkurangan sebagaimana kurangnya iman kita pada ketika itu; dan keadaan sebaliknya berlaku apabila apa yang kita lakukan membuahkan hasil seperti yang sepatutnya . Kita mula mengukir senyuman dan menadah tangan menunjukkan rasa syukur kepada Allah. Janganlah bersedih sekiranya kita ditimpa masalah bahkan ingatlah ketika kita ditimpa kesusahan, kita perlu memohon supaya Allah memberikan kemudahan sebagaimana ingatan Allah dalam surah al-Mukmin, ayat 60 :

“Tuhanmu berkata, ‘Berdoalah kepadaKu, nescaya aku perkenankan. Sesungguhnya orang yang sombong dan enggan menyembahKu, kelak mereka memasuki neraka jahanam dalam keadaan yang hina.”

Perlunya kita menjadikan ayat ini sebagai pegangan dalam kehidupan supaya hati kita tidak terjebak dalam perasaan bimbang yang sering menghantui kita. Apabila masalah besar mendatang, maka Allah lah tempat kita mengadu dan bergantung. Bukannya kita menjadi ‘hamba perasaan’ dengan menurut kata hati dan sentiasa berada dalam keadaan yang hiba. Dan yang lebih penting lagi, mari kita lihat ayat Quran dari surah Alam Nasyrah, ayat 5-6 :

“Sesungguhnya sesudah kesusahan itu, ada kesenangan.”

Jadi bersabarlah apabila diuji kerana janji Allah adalah selepas kesusahan itu adanya kesenangan yang menanti. Ayat ini menjadi pemangkin bagi mereka yang pernah jatuh tersungkur akibat kegagalan dalam apa sahaja bidang kerana perkara ini adalah janji pasti dari Allah yang tidak perlu diragukan. Jika kita perhatikan dalam usaha dakwah baginda sekalipun, baginda menerima kesusahan yang saya yakin tidak mampu diterima oleh orang-orang yang lemah semangatnya, lemah imannya...tapi adakah Rasulullah tunduk dengan kesusahan itu?Tidak!!Tidak sama sekali! Kerana keyakinan spiritual merupkan aset penting bagi kita meneruskan kesusahan yang kita hadapi lalu menukarkannya menjadi kesenangan. Nabi yang merupakan kekasih Allah pun diuji dengan sebegitu dahsyat, inikan pula kita yang merupakan umat Nabi terakhir. Maka bersabarlah dengan ujian yang melanda lantaran janji Allah adalah benar!

Apakah magnet rezeki yang menjadi rahsia orang-orang mukmin kaya wang juga kaya iman? Ya, inilah rahsia yang bukan lagi rahsia kerana perkara ini telah tersebar luas namun saya yakin masih ramai yang tidak mengamalkannya kerana tidak mengetahui akan fadhilatnya. Sebagaimana hadith yang diriwayatkan dari At-Tirmizi, Rasulullah bersabda : 

“SOLAT DUHA itu mendatangkan rezeki dan menolak kemiskinan dan tidak ada orang yang memelihara solat kecuali orang yang bertaubat.”

Juga hadith yang dilaporkan oleh Thabarani :

“Sesiapa yang mengerjakan SOLAT DUHA empat rakaat sebelum solat Zohor, maka Allah mendirikan rumah untuknya di Syurga.”

Subhanallah. Begitu besar fadhilat Solat Sunat Duha jika kita benar menyedarinya. Inilah MAGNET REZEKI yang sepatutnya kita berlumba-lumba mengerjakannya. Meskipun kita sedang sibuk bekerja, berehatlah sebentar bagi mengerjakan solat sunat Duha supaya pekerjaan kita sentiasa diberkati Allah. Inilah rahsia bagi golongan yang mengejar kejayaan dunia bagi menjamin kebahagiaan di akhirat kelak. Tiada salahnya kita mengejar kejayaan di dunia dengan bekerja bersungguh-sungguh sebagaimana dalam Surah Al-Jumuah sendiri yang menggalakkan umatnya giat bekerja dan tidak malas; 

“ Apabila kamu selesai menunaikan solat Jumaat, bertebaranlah kamu di muka bumi mencari karunia Allah dan ingatlah Allah banyak-banyak supaya kamu beruntung.”(Surah Al-Jumuah, ayat 10)

Maka hendaklah kita mencari rezeki yang halal dan bermanfaat supaya sentiasa berada dalam lindungan dan rahmat Yang Esa.

Pasti kita tertanya-tanya benarkah dengan Solat Duha kita boleh memperoleh rezeki sehinggakan Solat Duha dikatakan Magnet Rezeki? Juga Solat Duha dapat menjauhkan kemiskinan dan mendatangkan kemudahan? Persoalan ini insyaAllah akan dibincangkan pada entri yang lain tapi suka untuk saya tinggalkan pembaca dengan satu hadith laporan Muslim daripada Abu Dzar :

“ Setiap sendi kamu pula pada setiap hari mengeluarkan sedekah. Setiap bacaan tasbih adalah sedekah, setiap bacaan tahmid adalah sedekah , setiap bacaan tahlil adalah sedekah, setiap bacaan takbir adalah sedekah, mengajak kepada kebajikan adalah sedekah dan mencegah kemungkaran adalah sedekah. Semua amalan itu boleh digantikan dengan mengerjakan solat duha dua rakaat.”

Wallahu a’lam.

Monday, July 5, 2010

Senjata Yang Paling Menggerunkan

Bersamaan dengan situasi kezaliman dan penindasan yang dahsyat berlaku keatas pejuang keadilan di negara kita, Maka semestinya pencinta keadilan yang telus bermunajat kepada-NYA agar mereka yang berjuang menegakkan kebenaran terus thabat dan istiqamah dalam perjuangan…Ingatlah wahai muslimin dan muslimat, kita mempunyai senjata yang paling ditakuti musuh-musuh Allah jika kita benar bersatu hati!

DEFINISI QUNUT NAZILAH
Qunut secara istilahnya adalah seperti yang dikatakan oleh Al-Hafidh Ibnu Hajar Al-Asqalani rahimahullah: "Suatu doa di dalam shalat pada tempat yang khusus dalam keadaan berdiri." (Fathul Bari 2/490.) Dan Nazilah artinya malapetaka atau musibah yang turun menimpa kaum muslimin dalam bentuk gempa, banjir, peperangan, penganiayaan dan sebagainya.

HUKUM QUNUT NAZILAH
Qunut nazilah adalah suatu hal yang disyariatkan dan amat disunnahkan ketika terjadi musibah dan kezaliman. Sunnah qunut nazilah ini merupakan pendapat para ulama dari madzhab Hanafiyyah, Malikiyyah, Syafi'iyyah, Hanbaliyyah dan lain-lainnya.
Imam Syafi'i rahimahullah berkata: "Apabila turun musibah kepada kaum muslimin disyariatkan membaca qunut nazilah pada seluruh shalat wajib." (Syarhus Sunnah karya Al-Baghawi 2/279).
Imam Ahmad bin Hanbal rahimahullah berkata: "Apabila turun bencana kepada kaum muslimin, hendaknya imam melakukan qunut dan diaminkan oleh orang yang dibelakangnya." (Al-Mughni 1/450).
Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah rahimahullah berkata: "Di kalangan ulama ada tiga pendapat tentang qunut. Yang paling benar dari tiga pendapat tersebut, qunut disunnahkan ketika ada keperluan.،¨ (Taudhih Al-Ahkam).
Pendapat-pendapat diatas tentunya berlandaskan hadis-hadis yang sahih mutawatir seperti hadits Anas bin Malik radhiallahu 'anhu riwayat Bukhari-Muslim yang menjelaskan pelaksanaan qunut nazilah oleh Rasulullahu saw selama sebulan pada peristiwa pembunuhan 60 shahabat penghafal Al-Quran, juga hadis Abu Hurairah Radhiallahu 'anhu riwayat Bukhari-Muslim.

LAMANYA QUNUT NAZILAH
Dalam hadis Anas bin Malik riwayat Bukhari-Muslim, juga hadis Ibnu Abbas riwayat Abu Dawud dengan sanad hasan dan lain-lainnya, menunjukkan bahwa Nabi shallallahu 'alahi wasallam pada peristiwa pembunuhan 60 sahabat penghafal Al-Quran, baginda berqunut selama sebulan. Namun hal ini tidaklah menunjukkan bahwa pelaksanaan qunut nazilah hanya terbatas selama sebulan, kerana dalam hadis Abi Hurairah radhiallahu 'anhu riwayat Bukhari-Muslim, juga hadis Baro bin Azib, Hifaf bin Ima' riwayat Muslim serta hadis Anas bin Malik riwayat Ibnu Khuzaimah dan hadis-hadis lainnya menjelaskan dalam bentuk umum dan tidak menunjukkan batasan sebulan. Maka dapat dibuat kesimpulan bahwa qunut nazilah tetap dilaksanakan sampai musibah dan kezaliman tersebut diangkat dari kaum muslimin. Dan ini merupakan fatwa dari Syaikh Abdul Muhsin Al Abbad hafidzohullah.

WAKTU QUNUT NAZILAH
Dari hadis-hadis yang menjelaskan tentang qunut nazilah dapat diambil kesimpulan bahwa petunjuk Nabi shallallahu `alaihi wa sallam dalam pelaksanaan qunut, iaitu beliau melakukan qunut nazilah pada seluruh shalat-shalat wajib dan beliau lebih mengutamakan pelaksanaannya pada shalat Maghrib dan Subuh. Akan tetapi beliau tidak melakukan qunut setiap hari pada seluruh shalat lima waktu sekaligus. Ini merupakan fatwa dari Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah rahimahullah. Qunut nazilah dapat dilaksanakan sebelum ruku' atau setelah ruku' di dalam sholat tersebut. Akan tetapi pelaksanaannya setelah ruku' lebih banyak dilakukan oleh Rasulullah shallallahu `alaihi wa sallam. Dua cara ini dicontohkan oleh Rasullah shallallahu `alaihi wa sallam dalam hadis-hadis beliau yang mulia

LAFAZ QUNUT NAZILAH
Tidak ada hadis dari Nabi shallallahu `alaihi wa sallam yang menunjukkan adanya doa khusus dalam qunut nazilah. Siapa yang menelaah pendapat-pendapat para ulama, nescaya ia akan mendapati para ulama memberi keluasan dalam perkara ini. Oleh kerana itu seseorang berdoa di dalam qunut nazilah dengan doa yang bersesuaian keadaan yang tertimpa musibah, kezaliman dan penindasan dan apa yang mereka perlukan. Bahkan Al-Qadli Iyadl rahimahullah menukil kesepakatan jumhur ulama bahwa tidak ada doa khusus dalam qunut. Ibnu Shalah menganggap orang yang berpendapat ada doa khusus dalam qunut adalah pendapat ang aneh dan tertolak, menyelisihi jumhur ulama. Lihat Al-Majmu' 3/477, Majmu' Al-Fatawa 23/108.

Sumber : TEMAN PETUNJUK